Hotline 082245375308
Informasi lebih lanjut?
  • Jurusan Surabaya - Banyuwangi PP, Berangkat Tiap Hari Pagi & Sore |
  • Melayani Paket Wisata Lengkap Banyuwangi Untuk Instansi Perkantoran, Sekolah & Keluarga |
Home » Agen Mobil Travel » Gandrung Sewu 2026: Ketika Budaya Osing Menyalakan Malam Banyuwangi

Ada sesuatu yang berbeda di Pantai Boom Marina Banyuwangi pada Oktober tahun ini.

Saat sebagian besar festival budaya identik dengan pertunjukan siang atau sore hari, Gandrung Sewu 2026 justru memilih malam sebagai panggung utamanya. Di bawah langit pesisir Banyuwangi, ribuan cahaya akan menyatu dengan gerak para penari dalam pertunjukan bertajuk Kembang Dermo, menghadirkan wajah baru salah satu festival budaya terbesar di Indonesia.

gandrung sewu 2026 banyuwangi

Bagi masyarakat Banyuwangi, Gandrung Sewu bukan sekadar agenda tahunan. Ia telah menjelma menjadi ruang tempat tradisi, identitas, dan kebanggaan daerah dipertontonkan kepada dunia. Tahun ini, pertunjukan tersebut memasuki babak baru melalui konsep Glow in The Dark yang akan melibatkan sekitar 1.300 penari Gandrung dalam sebuah koreografi kolosal di tepi Selat Bali.

Kembang Dermo dan Pesan yang Dibawa dari Tanah Osing

Setiap penyelenggaraan Gandrung Sewu selalu mengangkat kisah yang berbeda. Pada tahun 2026, tema yang dipilih adalah Kembang Dermo, sebuah simbol yang hidup dalam tradisi masyarakat Osing.

Bukan hanya tentang bunga atau ornamen budaya, Kembang Dermo merepresentasikan penghormatan kepada para leluhur, rasa syukur kepada Sang Pencipta, serta pengingat agar manusia menjalani kehidupan dengan tulus dan sederhana. Nilai inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam alur cerita, tata gerak, hingga visual pertunjukan.

Melalui tema tersebut, Gandrung Sewu kembali menegaskan posisinya sebagai pertunjukan budaya yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga membawa pesan tentang akar tradisi Banyuwangi yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Saat Malam Menjadi Bagian dari Panggung

Perubahan terbesar tahun ini terletak pada waktu penyelenggaraan.

Jika selama ini publik mengenal Gandrung Sewu sebagai pertunjukan kolosal di bawah cahaya senja Pantai Boom, tahun ini suasana malam justru menjadi elemen utama yang memperkuat pengalaman visual. Ribuan penari akan tampil dengan dukungan tata cahaya dan elemen glow in the dark yang dirancang menyatu dengan koreografi pertunjukan.

Laut, cahaya, musik tradisional, dan ribuan penari akan membentuk pemandangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi pada Oktober 2026, momen ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan bagaimana seni pertunjukan tradisional mampu beradaptasi dengan pendekatan artistik yang lebih modern tanpa kehilangan jati dirinya.

Dari Budaya hingga Hiburan dalam Satu Festival

Kemegahan Gandrung Sewu tahun ini tidak hanya hadir melalui pertunjukan utama.

Rangkaian acara yang disiapkan sejak sehari sebelumnya menghadirkan berbagai aktivitas seni dan hiburan yang membuat kawasan Pantai Boom Marina hidup selama dua hari penuh. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan musik, gladi terbuka, hingga prosesi budaya sebelum memasuki malam puncak festival.

Pada hari utama, perhatian publik akan tertuju pada Meras Gandrung, sebuah bagian penting dari rangkaian acara yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan drone show di langit Banyuwangi.

Sesudah pertunjukan kolosal berakhir, suasana festival berlanjut melalui penampilan sejumlah musisi nasional. Nama Kunto Aji, Laily Suci, dan Project Pop dijadwalkan meramaikan malam puncak, menghadirkan suasana yang memadukan budaya dan hiburan dalam satu ruang yang sama.

Ruang bagi UMKM dan Kreativitas Lokal

Di luar area pertunjukan, Gandrung Sewu juga menjadi panggung bagi ekonomi kreatif Banyuwangi.

Sekitar 50 pelaku UMKM lokal yang telah melalui proses kurasi dan pembinaan akan hadir di kawasan festival. Deretan stan menawarkan beragam produk mulai dari kerajinan tangan, produk kreatif, aksesori, hingga kuliner khas Banyuwangi.

Bagi wisatawan, area ini menjadi tempat yang menarik untuk mengenal sisi lain Banyuwangi. Tidak hanya menikmati budaya di atas panggung, tetapi juga membawa pulang cerita melalui produk-produk yang lahir dari tangan masyarakat lokal.

Surganya Pemburu Foto

Konsep pertunjukan malam menjadikan Gandrung Sewu 2026 memiliki daya tarik tersendiri bagi fotografer dan kreator konten.

Permainan cahaya, formasi ribuan penari, latar laut malam, hingga drone show menciptakan komposisi visual yang sangat kuat. Tidak berlebihan jika menyebut penyelenggaraan tahun ini sebagai salah satu event paling fotogenik dalam kalender pariwisata Banyuwangi.

Panitia bahkan secara khusus membagikan beberapa kiat sederhana kepada pengunjung, mulai dari mencari sudut pengambilan gambar yang berbeda, memanfaatkan cahaya para penari, hingga menjaga eksposur agar nuansa malam tetap terasa dalam hasil foto.

Momen yang Layak Dialami Langsung

Di era media sosial, hampir semua orang dapat menyaksikan sebuah acara melalui layar ponsel. Namun Gandrung Sewu selalu menawarkan sesuatu yang sulit diterjemahkan oleh foto atau video.

Ada suara ombak yang menyatu dengan musik tradisional. Ada getaran lantai pasir ketika ribuan penari bergerak bersamaan. Ada suasana ketika lampu mulai padam dan perhatian ribuan pasang mata tertuju pada satu panggung yang sama.

Karena itulah Gandrung Sewu tidak hanya menjadi pertunjukan budaya, tetapi juga pengalaman.

Dan pada 24 Oktober 2026, pengalaman itu kembali hadir di Pantai Boom Marina Banyuwangi dalam wajah yang lebih berani, lebih modern, sekaligus tetap berakar kuat pada tradisi masyarakat Osing.

Ditulis oleh

Pengusaha Bisnis Agen Travel Angkutan Antar Kota

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

travel ngurah rai bali,travel bandara,travel denpasar bali,travel bali

Travel Bandara Ngurah Rai Bali Banyuwangi Dropoff

18 Agustus 2024 1.547x Bali, Travel Denpasar Bali Banyuwangi

Travel Bandara Ngurah Rai Bali Banyuwangi Dropoff Aunal Travel – Membuka layanan travel antar jemput dengan tujuan Ngurah rai, Denpasar Bali ke Banyuwangi, Jember & Surabaya ataupun sebaliknya dari Banyuwangi menuju Bandara Ngurah Rai Bali secara langsung. Anda bisa menggunakan layanan travel Aunal Banyuwangi jika ingin menuju Bali atapun sebalikny... selengkapnya

Gandrung Sewu,Tanggal Gandrung Sewu Banyuwangi 2024

Gandrung Sewu 2024

Gandrung Sewu merupakan salah satu agenda Banyuwangi Festival terbesar yang bakal digelar kembali akhir Oktober ini. Event gelaran yang diikuti oleh lebih dari seribu penari Gandrung ini akan berlangsung pada 26 Oktober mendatang. Festival Gandrung Sewu 2024 diperkirakan akan menarik banyak perhatian wisatawan serta masyarakat Banyuwangi. Baik wisatawan loka... selengkapnya

screenshot 4 7 2026 132126 www.instagram.com

Banyuwangi Ethno Carnival 2026: Perang Bayu, Layanan AUNAL Travel, dan Eksplorasi Wisata Banyuwangi

Banyuwangi kembali bersiap menyambut Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang akan digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026. Tahun ini, tema besar yang diangkat adalah “Perang Bayu – The Great War of Blambangan”, sebuah kisah heroik rakyat Blambangan melawan VOC. Parade kostum spektakuler, koreografi tari, dan ekspresi teatrikal akan menghadirkan subtema sepe... selengkapnya

Kantor

AUNAL Travel
Cempokosari – Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68482
Indonesia

 

E-mail : aunaltravel@gmail.com

Nomor Layanan

Admin 1: 082245375308
(Telp.| WhatsApp)

 

Admin 2: 085229895306
(Telp.| WhatsApp)

 

Live Chat Wa !
Online Senin-Sabtu (08:00 – 20:00) WIB

Layanan

Tujuan Utama
Banyuwangi – Surabaya – Malang – Denpasar Bali – Gresik

 

Jenis Layanan

Drop off – Carter – Antar Jemput

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.